Ada tiga tipe manusia.
1. Tipe visual : gerakan mata ke atas. Orang tipe visual akan nyaman, dan senang ketika ber komunikasi dengan menggunakan gambar. seperti slide, atau apa pun yang bentuknya gambar. Oleh karena itu, jika memiliki teman yang bertipe visual, maka dalam komunikasi kita harus berusaha untuk menampilkan gambar di hadapannya. Gambar akan memudahkan ia untuk memahami apa yang kita sampaikan.
1. Tipe visual : gerakan mata ke atas. Orang tipe visual akan nyaman, dan senang ketika ber komunikasi dengan menggunakan gambar. seperti slide, atau apa pun yang bentuknya gambar. Oleh karena itu, jika memiliki teman yang bertipe visual, maka dalam komunikasi kita harus berusaha untuk menampilkan gambar di hadapannya. Gambar akan memudahkan ia untuk memahami apa yang kita sampaikan.
2. Tipe auditorial : gerakan mata ada di tengah, tidak ke atas tidak
juga ke bawah. Oang tipe auditorial adalah tipe orang yang akan jauh lebih
nyambung, lebih lengket, apabila kita menekankan pada aspek suara. Manajemen
suara. Kapan volumenya tinggi, kapan volumenya rendah, kapan intonasi di
tekankan dan kapan tidak perlu ditekan. Hal ini sangat berpengaruh dalam
berkomunikasi dengan orang yang bertipe auditorial.
3. Tipe kinestetik : gerakan mata ke bawah : adalah orang-orang yang
lebih menekankan pada perasaan, sentuhan. Bagi orang dengan tipe ini, walaupun
kita hanya sekedar memegang bahunya, dia akan merasa senang dan respect
terhadap kita. Orang tipe ini tidak terlalu suka dengan bahasa tubuh, tidak
terlalu penting tentang apa yang dibicarakan, tetapi lebih suka terhadap
sentuhan. Gerakan-gerakan secara langsung.
***
Gerakan mata ke kiri (melihat ke kiri) mengindikasikan bahwa orang tersebut sedang mengingat sesuatu. biasanya adalah sesuatu yang sudah lewat. Sedangkan kalau gerakan mata ke arah kanan (melihat ke kanan) itu artinya seseorang sedang berimajinasi. Jika orang berusaha mengingat sesuatu secara otomatis ia akan melihat ke arah kiri, sedangkan jika berimajinasi ia akan melihat ke arah kanan.
Jika kita bertanya kepada seseorang tentang masa depannya, secara otomatis ia akan melirik ke arah kanan, karena otak kanan akan mengajaknya untuk berimajinasi. Sedangkan kalau kita bertanya pada seseorang mengenai sesuatu yang terjadi di masa lalunya, maka secara otomatis ia akan melirik ke arah kiri, karena otak kiri akan mengajaknya untuk berpikir mengingat sesuatu yang sudah pernah terjadi.
Yang menjadi menarik, ketika kita bertanya pada seseorang mengenai masa lalunya, tetapi ia melirik ke arah kanan, maka bisa dikatakan orang tersebut berbohong.
Gerakan mata ke kiri (melihat ke kiri) mengindikasikan bahwa orang tersebut sedang mengingat sesuatu. biasanya adalah sesuatu yang sudah lewat. Sedangkan kalau gerakan mata ke arah kanan (melihat ke kanan) itu artinya seseorang sedang berimajinasi. Jika orang berusaha mengingat sesuatu secara otomatis ia akan melihat ke arah kiri, sedangkan jika berimajinasi ia akan melihat ke arah kanan.
Jika kita bertanya kepada seseorang tentang masa depannya, secara otomatis ia akan melirik ke arah kanan, karena otak kanan akan mengajaknya untuk berimajinasi. Sedangkan kalau kita bertanya pada seseorang mengenai sesuatu yang terjadi di masa lalunya, maka secara otomatis ia akan melirik ke arah kiri, karena otak kiri akan mengajaknya untuk berpikir mengingat sesuatu yang sudah pernah terjadi.
Yang menjadi menarik, ketika kita bertanya pada seseorang mengenai masa lalunya, tetapi ia melirik ke arah kanan, maka bisa dikatakan orang tersebut berbohong.
Sawah Besar, Semarang, 07 Desember 2015
No comments:
Post a Comment